Ratusan Anggota IKAPPI Sumsel Wawancara Massal Dengan Bank BTN Untuk Mendapatkan Rumah Subsidi 40 Juta

PALEMBANG – Ratusan Pedagang pasar anggota Ikappi Sumsel melaksanakan wawancara massal dengan bank BTN di Le Grand 3, Bukit Intan Residence, Griya Penuh Doa, Soekarno Hatta Palembang,Selasa (2/11/2022).

Arris Alkausar, SE ketua DPW IKAPPI Sumsel mengatakan hari ini kita bersama pedagang pasar melaksanakan wawancara massal perumahan program BP2BT di kantor Le grand .

“Untuk kendala sendiri pedagang pasar rata-rata mengalami kendala karena pedagang tidak mempunyai NPWP,Nib dan rekening koran maka dari itu Ikappi Sumsel hadir untuk membantu proses tersebut sehingga dapat berjalan lancar,” ujarnya.

“Kita berharap semua pedagang yang tergabung di ikappi dapat mendapatkan program BP2BT sehingga pedagang dapat memiliki rumah sendiri,” tutupnya.

Sementara itu, Relation Manager (RM) Subsidi Bank BTN Elma mengatakan, untuk wawancara pada hari ini sebanyak kurang lebih 30 orang.

“Selama wawancara berjalan lancar tetapi masih ada yang kurang berkas seperti surat keterangan usaha, rekening koran, dan surat penghasilan atau laporan keuangan,” ujarnya.

Dikatakannya, untuk sekarang berkasnya belum masuk karena masih ada berkas yang kurang.

“Jadi berkasnya dilengkapi terlebih dahulu. Kalau dari BTN berkasnya kami terima berkas yang sudah dilengkapi oleh debitur ke developer, kalau developer sudah lengkap baru kita proses,” katanya.

Ditempat terpisah, Ketua Marketing Griya Penuh Doa Doni mengatakan, para pedagang anggota Ikappi yang berasal dari pasar Kebun Bunga dan Pasar Maskerebet begitu antusias mengikuti wawancara ini.

“Untuk proses saat ini ada 7 berkas yang masuk nanti ada 12 berkas lagi yang akan masuk. Untuk kendala paling cuma kurang di berkas saja. Juga untuk kelengkapan berkas juga sudah di support oleh Ikappi. Lokasi perumahan kami terletak di Talang Jambe,’ ujarnya.

Masih menurutnya, setelah berkasnya lengkap pihaknya langsung antar ke bank BTN di cabang sesuai dengan yang ditunjukkan oleh developer.

” Setelah wawancara berkas lengkap baru pihak dari bank BTN melaksanakan survei ke tempat usaha pedagang. Setelah di survei baru tahu hasilnya lalu keluar SP3K. Lalu rumahnya kita bangun estimasi pembangunan rumah itu selama sebulan,” bebernya.

“Kami berharap semoga Ikappi makin sukses dan perbanyak lagi sosialisasinya supaya bagi pedagang pasar yang tidak mempunyai rumah bisa memiliki rumah,” tukasnya.

Sementara itu, salah satu pedagang Pasar Kebun Bunga, Marni yang mengikuti wawancara ia mengatakan sangat puas.

“Karena sudah lama kami menunggu untuk wawancara semenjak Ikappi berdiri. Kendala kami yaitu pelengkap berkas yaitu laporan keuangan. Semoga kami diterima oleh bank dan kami bisa langsung tinggal dirumah ini,” pungkasnya. (OCHA)

Pos terkait